Presiden PAOK Dikenakan Denda dan SKor Dari Sepakbola

Presiden PAOK Dikenakan Denda dan SKor Dari Sepakbola – Presiden PAOK, Ivan Savvidis, telah kepergok membawa senjata api ke dalam lapangan dan kini ia telah dilarang aktif dalam dunia bola selama tiga tahun. Ia dihukum oleh pihak asosiasi sepakbola Yunani.

Presiden PAOK Dikenakan Denda dan SKor Dari Sepakbola – Sebelumnya, dalam pertandingan Liga Super Yunani yang sudah mempertemukan PAOK dan AEK Athens yang dijabwalkan pada Minggu 11 Maret 2018 terpaksa dihentikan. Panitia sengaja menunda pertandingan tersebut setelah pemilik klub beserta rombongannya menyerbu masuk menuju lapangan.

Presiden PAOK Dikenakan Denda dan SKor Dari Sepakbola – PAOK mengira mereka bisa mendapatkan kemenangan terkahir dengan serangan yang mereka lakukan pada menit ke-89. Jika, keputusan selaras dari wasit telah mengubah semuanya dan membuat pemain AEK berunjuk rasa.

Presiden PAOK Dikenakan Denda dan SKor Dari Sepakbola – Keputusan yang dinyatakan wasit tersebut otomatis membuat PAOK gagal berkesempatan untuk merebut tempat dari pesaing mereka di puncak klasemen. Hal ini tentunya membuat emosi dari penggemar yang ada dibagian tribun. Banyak orang menyerang masuk kedalam lapangan, termaksud pemilik PAOK, Ivan Savvidis bersama dengan staf keamanannya.

Dalam peristiwa tersebut, terlihat jika Savvidis mengantarkan para pemainnya keluar dari lapangan. Ketika itu, ia mendatangi wasit tersebut, Giorgios Kominis sebelum dibawa pergi oleh pihak keamanan. Selain itu juga ia terlihat marah dan mulai mengeluarkan kata-kata emosi kepada salah satu petugas pertandingan.

Walaupun para pejabat kembali muncul, namun PAOK mengklaim melalui media social bahwa pertandingan akhirnya dihentikan dengan skor 1-0 dengan kemenangan tuan rumah, meski gol pada menit akhir pertandingan akan dianulir wasit.
Di sisi lain, Pelatih AEK, Manolo Jiminez, kelihatannya telah mengkonfirmasi b

ahwa PAOK telah mendapatkan kemenangan dengan skor 1-0. Selain itu, mantan bos Sevilla tersebut juga mendengar laporan bahwa Savvidis memasuki lapangan dengan membawa senjata.
Pemain berusia 59 tahun tersebut tampak mengantongi pistol di sarung pinggul saat memasuki lapangan. Alhasil PAOK harus dikenakan denda sebesar 63 ribu euro atau setara dengan Rp.1 miliar dan kehilangan tiga poin dalam pertandingan tersebut.

Keputusan tersebut juga menetapkan Savvidis untuk membayar denda sebesar 100 ribu euro atau setara dengan Rp 1,6 milliar. Walaupun demikian ua masih terbuka untuk mengajukan banding.

LEAVE A REPLY