Wenger Pernah Meminta Maaf Kepada Pemainnya Sendiri Karena Salah PahamBolawin303.com – Arsenal terakhir kali sukses meraih gelar Premier league pad musim 2003-2004 setelah bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Tottenham Hotspurs di White Hart Lane, ketika itu Spurs sukses comeback usai tertinggal 2 gol.

Tottenham Hotspurs mendapatkan hadiah pinalti yang sangat kontroversial pada injury time dalam pertandingan tersebut, wasit meniup peluit dan menunjuk titik putih usai menganggap Lehman melakukan pelanggaran setelah tendangan sudut yang membuat perseteruan antara pemain yang terjadi.

Menurut lehman, perasaan Arsene Wenger awalnya di penuhi dengan rasa kesal karena tendangan pinalti tersebut, dia kesal kepada Lehman sebab melakukan pelanggaran yang tidak seharusnya dilakukan. Agen Judi Online Namun, pada akhirnya dia sadar bahwa seharusnya wasit tidak memberikan pinalti saat itu.

“Saya tidak akan melupakan dia hal saat kami meraih juara, dia piker saya yang memberikan pinalti kepada Spurs, jadi saya kesal saat berada di ruang ganti, satu setengah jam kemudian dia kemudian berkata’Oh, maaf , itu seharusnya tidak menjadi pinalti,” ungkap mantan penjaga gawang asal jerman tersebut.

Memang daru tayangan ulang terlihat Lehman mendorong bahu Robbie Keane saat tendangan sudut dan setelahnya, namun striker asal Irlandia tersebut bereaksi berlebihan dengan mendorong Lehman hingga sang penjaga gawang itu terjatuh. Hakim garis merasa perbuatan Lehman tersebut pelanggaran yang sangat layak di ganjar pinalti.

Musim ini merupakan musim yang fantastis milik Arsenal, Mereka tidak terkalahkan dalam 1 musim yang dikenal dengan invicible (Tak Terkalahkan). Pertandingan melawan Tottenham Hotspurs ini merupakan pertandingan memastikan bahwa Arsenal juara pada saat itu, wajar saja jika Wenger merasa begitu kesal bila mengetahui pemainnya membuat kesalahan.

LEAVE A REPLY